TasikmalayaHitz.com, Tasikmalaya — Tim BSI Explore 2026 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tasikmalaya menyerahkan bantuan alat tulis kepada siswa-siswi SDN Kramatjaya, Kampung Cikiray, Desa Salawu, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (26/8). Penyerahan tersebut menjadi salah satu kegiatan akhir Tim BSI Explore 2026 di lingkungan sekolah sekaligus bentuk dukungan mahasiswa terhadap kegiatan belajar siswa.
Bantuan alat tulis diberikan untuk dapat dimanfaatkan oleh siswa dalam menunjang kebutuhan pembelajaran. Penyerahan dilakukan kepada pihak sekolah untuk kemudian dapat diberikan kepada siswa-siswi yang menjadi penerima bantuan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Tim BSI Explore 2026 untuk memberikan kontribusi yang dapat dirasakan secara langsung oleh lingkungan sekolah.
Selama pelaksanaan program, Tim BSI Explore 2026 memiliki kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan siswa melalui berbagai kegiatan pembelajaran. Mahasiswa mendampingi siswa dari beberapa jenjang kelas dalam berbagai mata pelajaran serta melaksanakan kegiatan edukasi dan aktivitas lainnya di lingkungan sekolah.
Baca Juga : Tim BSI Explore 2026 Serahkan Bantuan ATK kepada Yayasan As Sabil
Penyerahan alat tulis juga menjadi bentuk apresiasi mahasiswa kepada siswa setelah selama pelaksanaan program banyak terlibat dalam kegiatan bersama. Berbagai aktivitas yang dilakukan, mulai dari pembelajaran, edukasi penggunaan gadget, latihan Pramuka, hingga perlombaan, menjadi pengalaman yang mempertemukan mahasiswa dan siswa dalam suasana belajar maupun kegiatan bersama.
Melalui bantuan tersebut, Tim BSI Explore 2026 berharap alat tulis yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas belajar siswa. Meskipun sederhana, pemberian bantuan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa sebelum mengakhiri rangkaian kegiatan BSI Explore 2026 di SDN Kramatjaya.
Kegiatan penyerahan bantuan alat tulis menjadi salah satu bagian dari penutup perjalanan Tim BSI Explore 2026 di lingkungan sekolah. Selain memberikan dukungan berupa bantuan, mahasiswa juga membawa berbagai pengalaman dari interaksi bersama guru dan siswa selama menjalankan program di Desa Salawu.










