Tasikmalayahitz.com, Yogyakarta – Bunker Kaliadem di lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan, terutama pengunjung yang mengikuti Jeep Lava Tour Merapi. Selasa (6/10).
Kawasan ini menawarkan panorama Gunung Merapi yang terlihat jelas saat cuaca cerah. Kompas.com juga sempat mengunjungi Bunker Kaliadem pada 17 September 2026 dan melihat aktivitas erupsi Merapi sekitar pukul 07.00 WIB.
Baca juga: Kastil Nijo Kyoto Siapkan Tarif Tiket Berbeda untuk Penduduk dan Wisatawan
Di balik daya tarik wisatanya, Bunker Kaliadem menyimpan sejarah kelam. Bangunan tersebut dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Sleman pada awal 2000-an sebagai tempat perlindungan masyarakat dari erupsi Gunung Merapi.

Namun, saat erupsi Merapi pada 2006, bunker tersebut diterjang awan panas. Dua orang relawan yang berlindung di dalam bunker ditemukan meninggal dunia akibat suhu panas setelah bangunan tersebut terkubur material vulkanik.
Bunker Kaliadem sempat direncanakan menjadi monumen atau museum alam untuk mengenang tragedi tersebut. Namun, Pemerintah Desa Kepuharjo kemudian mengembangkan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata di lereng Merapi.
Baca juga: Pesona Desa Wisata Taraju Tasikmalaya, Juara ADWI 2023 Kategori Digital dan Kreatif
Hingga kini, wisatawan masih dapat memasuki bunker dengan didampingi pemandu. Selain menjelaskan kondisi bangunan, pemandu juga menceritakan sejarah dan tragedi yang pernah terjadi di tempat tersebut.
Dikutip dari Kompas.com, Bunker Kaliadem kini menjadi salah satu tujuan wisata yang tidak hanya menawarkan pemandangan Gunung Merapi, tetapi juga memberikan gambaran mengenai sejarah erupsi dan mitigasi bencana di kawasan tersebut.



