Tasikmalayahitz.com, Prancis — Pesawat kargo terbaru Airbus, A350F, berhasil melakukan penerbangan perdana dari Toulouse, Perancis. Pesawat dengan nomor manufaktur MSN 700 tersebut merupakan prototipe pertama yang digunakan Airbus untuk menguji A350F sebelum nantinya memasuki layanan komersial. Dalam penerbangan perdananya, A350F mengudara selama 4 jam 10 menit dan mencapai ketinggian sekitar 25.000 kaki. Penerbangan dilakukan oleh tim khusus Airbus Flight Test. CEO Commercial Aircraft Airbus Lars Wagner mengatakan penerbangan perdana tersebut menjadi tonggak penting bagi pengembangan A350F. Selasa (29/9/2026).
Baca juga: Tingkatkan Pemanfaatan Teknologi, Guru SDN Kramatjaya Ikuti Pelatihan Canva dan AI
Mampu Bawa 111 Ton Kargo

A350F dirancang untuk membawa hingga 111 ton kargo dengan jarak tempuh maksimum sekitar 8.700 kilometer. Kemampuan tersebut membuat pesawat ini ditujukan untuk melayani penerbangan kargo jarak jauh.
Pesawat ini dikembangkan dari platform A350, tetapi mendapat sejumlah perubahan agar sesuai dengan kebutuhan sebagai pesawat kargo.
A350F menggunakan lebih dari 70 persen material canggih pada struktur pesawat. Airbus menyebut penggunaan material tersebut membuat bobot maksimum lepas landasnya lebih ringan dibandingkan pesawat pesaing dengan kemampuan angkut sekelas.
Pesawat ini juga menggunakan dua mesin Rolls-Royce Trent XWB-97. Airbus mengeklaim A350F dapat mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi karbon hingga 40 persen dibandingkan pesawat dengan kemampuan angkut dan jangkauan serupa.
Jalani Uji Terbang Lebih dari Sembilan Bulan
Setelah penerbangan perdana, Airbus akan melakukan rangkaian uji terbang selama lebih dari sembilan bulan.
Pengujian dilakukan untuk memastikan kelaikudaraan, karakteristik penerbangan, serta berbagai sistem pesawat berjalan sesuai rancangan dan memenuhi persyaratan keselamatan sebelum mendapatkan sertifikasi.
Airbus juga menyiapkan prototipe kedua dengan nomor manufaktur MSN 701. Pesawat tersebut masih dalam tahap akhir perakitan dan akan digunakan untuk mendukung proses pengujian A350F.
Hingga akhir Agustus 2026, Airbus menyebut A350F telah mendapatkan 115 pesanan dari 14 pelanggan yang telah diumumkan.
Penerbangan perdana ini menjadi langkah awal bagi A350F sebelum nantinya memasuki layanan komersial sebagai pesawat kargo berbadan lebar terbaru Airbus.



