Tasikmalaya — Kemasan produk kini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga menjadi media komunikasi yang mampu menghubungkan pelaku usaha dengan konsumennya. Atas dasar itu, Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tasikmalaya mengembangkan Smart Packaging berbasis QR Code bagi UMKM Rima Craft melalui Program Hibah PKM BIMA Kemdiktisaintek Tahun 2026.
Pelatihan dilaksanakan di Rumah Produksi Rima Craft Tasikmalaya pada Minggu (05/7/2026) sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah produk kerajinan tangan berbahan pandan laut dan pandan jaksi yang selama ini menjadi produk unggulan mitra.
Tim PKM yang dipimpin Herlan Sutisna, bersama dosen Taufik Wibisono dan Ratningsih, serta mahasiswa Reyhan Andrea Firdaus dan Zamzam Permana Maulana Sidiq, memperkenalkan konsep kemasan cerdas yang memadukan identitas fisik produk dengan teknologi digital.

Setiap produk tas anyaman kini dilengkapi label QR Code yang dapat dipindai menggunakan telepon pintar. QR Code tersebut mengarahkan konsumen menuju landing page yanga berisi informasi mengenai profil usaha, akun media sosial, marketplace, lokasi usaha melalui Google Maps, hingga katalog online dan fasilitas transaksi secara langsung melalui website resmi.
Baca Juga: PKM BIMA Bekali UMKM Rima Craft Teknik Fotografi Produk Menggunakan Ponsel
Selain menghadirkan label digital, Tim PKM juga mengembangkan kemasan baru berupa kantong tile sebagai packaging produk yang memberikan nilai estetika lebih baik dibandingkan kemasan konvensional, sehingga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen.
Menurut Herlan Sutisna, smart packaging merupakan bagian dari strategi branding digital yang menghubungkan produk dengan berbagai layanan informasi dalam satu akses.
“Melalui QR Code, konsumen tidak hanya membeli produk, tetapi juga dapat mengenal identitas usaha, melihat katalog, menemukan lokasi produksi, hingga melakukan transaksi secara langsung melalui website resmi. Inovasi ini kami harapkan mampu memperkuat branding sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi Rima Craft,” kata Herlan kepada TasikmalayaHitz.com (8/7).
Pemilik Rima Craft, Rizki Mauludi, menilai inovasi tersebut memberikan nilai tambah yang nyata terhadap produknya.
“Produk kami kini memiliki kemasan yang lebih menarik sekaligus dilengkapi QR Code yang memudahkan pelanggan memperoleh informasi lengkap tentang usaha kami. Ini menjadi nilai tambah yang kami yakini dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas pemasaran,” ujarnya.
Melalui inovasi smart packaging, Tim PKM UBSI Kampus Tasikmalaya berharap produk kerajinan Rima Craft tidak hanya unggul dari sisi kualitas, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih modern, informatif, dan sesuai dengan perkembangan ekosistem digital saat ini.





