Tasikmalayahitz.com, Jakarta – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan kesiapan mendukung konektivitas digital untuk berbagai program prioritas pemerintah, termasuk Sekolah Rakyat (SR) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Kamis (18/6).
Dikutip dari ANTARA, dukungan tersebut akan memanfaatkan berbagai infrastruktur digital yang telah dibangun BAKTI, salah satunya melalui Satelit Republik Indonesia 1 (SATRIA 1) yang saat ini telah menjangkau puluhan ribu titik layanan di seluruh Indonesia.
Direktur Utama BAKTI Kemkomdigi, Fadhillah Mathar, mengatakan bahwa infrastruktur SATRIA 1 memiliki peran penting dalam memperluas akses internet dan mendukung pelaksanaan program-program prioritas pemerintah di daerah yang masih memiliki keterbatasan jaringan telekomunikasi.
Baca juga: Tim Teknologi Anda Perlu Belajar Improvisasi Jazz, Bukan Memainkan Partitur Klasik
“Infrastruktur SATRIA 1 yang saat ini telah menjangkau lebih dari 31 ribu titik layanan memberikan fondasi yang kuat untuk mendukung pengembangan Sekolah Rakyat, digitalisasi layanan pendidikan, serta penguatan ekosistem ekonomi desa termasuk Koperasi Desa Merah Putih, terutama di wilayah yang belum tersedia akses internet yang memadai,” ujar Fadhillah Mathar kepada ANTARA, Kamis (18/6).
Berdasarkan data BAKTI per 5 Juni 2026, sebanyak 31.803 lokasi telah terhubung melalui layanan SATRIA 1. Dari jumlah tersebut, 21.718 titik merupakan fasilitas pendidikan, 6.353 kantor pemerintahan, 1.880 fasilitas kesehatan, 528 fasilitas pertahanan dan keamanan, 488 pusat kegiatan masyarakat, serta 437 tempat ibadah.
Selain itu, sebanyak 399 titik lainnya mencakup sektor pariwisata, layanan usaha, dan transportasi publik yang turut memanfaatkan konektivitas satelit untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Fadhillah, jangkauan SATRIA 1 yang luas di wilayah 3T menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan program Sekolah Rakyat dan Koperasi Desa Merah Putih. Kehadiran akses internet yang memadai dinilai mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Untuk wilayah yang telah memiliki infrastruktur telekomunikasi dari penyelenggara layanan komunikasi, pengawasan dan penyediaan konektivitas digital bagi program prioritas pemerintah akan ditangani oleh Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi.
Program Koperasi Desa Merah Putih sendiri merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan membangun dan memperkuat perekonomian desa. Pemerintah menargetkan sekitar 20.000 hingga 30.000 koperasi dapat mulai beroperasi pada Agustus 2026.
Sementara itu, Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah yang menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga dengan kondisi ekonomi terendah untuk jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.
Hingga Juni 2026, Sekolah Rakyat telah beroperasi di 266 titik di seluruh Indonesia dengan jumlah peserta didik mencapai 14.913 siswa. Pemerintah berharap dukungan konektivitas digital dapat memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran bagi peserta didik di berbagai daerah.
Melalui optimalisasi SATRIA 1 dan infrastruktur digital lainnya, BAKTI Kemkomdigi berkomitmen mendukung pemerataan akses internet serta menyukseskan program-program strategis pemerintah, khususnya di wilayah 3T yang masih menghadapi keterbatasan konektivitas.



