Sejumlah mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tasikmalaya yang tergabung dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sukses menggelar kegiatan sosial bertajuk “Aku Punya Hak, Aku Punya Kewajiban.” Kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai fundamental keseimbangan antara hak dan kewajiban sebagai landasan utama dalam membangun kesadaran sosial antar siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Kegiatan ini menyoroti bahwa setiap siswa memiliki serangkaian hak yang melekat, seperti hak untuk belajar dengan nyaman, mendapatkan ilmu, bermain dengan aman, dan menggunakan fasilitas sekolah dengan baik.
Namun, tim PKM UBSI menekankan bahwa hak-hak tersebut berjalan beriringan dengan kewajiban, antara lain: menjaga kebersihan kelas, menaati peraturan sekolah, serta menghormati guru dan teman sebaya.
Semangat Berkontribusi Positif
Semangat “Aku Punya Hak, Aku Punya Kewajiban” menjadi pengingat bagi para pelajar bahwa peran mereka tidak hanya sebatas menerima fasilitas dan layanan. Mahasiswa UBSI menjelaskan bahwa untuk menikmati lingkungan belajar terbaik—sebuah hak—siswa wajib berperan aktif dan berkontribusi dalam menjaganya.
“Ketika semua siswa secara sadar menjalankan kewajibannya, maka hak untuk belajar dengan nyaman akan dapat dirasakan bersama-sama, menciptakan ekosistem sekolah yang harmonis dan kondusif,” jelas Fachri Maullana Siddiq, Ketua Kelompok PKM UBSI Tasikmalaya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan dapat tumbuh kesadaran sejak dini bahwa menjadi seorang pelajar adalah tentang menerima sekaligus memberi kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan PKM ini merupakan implementasi langsung dari sejumlah mahasiswa Universitas BSI Kampus Tasikmalaya yang terlibat, dipimpin oleh Fachri Maullana Siddiq sebagai ketua kelompok, bersama anggota tim Rizal, Ujang Rifal Maulana, Revina Ramadhani, Fuzi Fauziah, dan Jihan Fuji Lestari.









