TasikmalayaHitz, Tasikmalaya – Dalam rangka meningkatkan kualitas proposal Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K), Kampus Bina Sarana Informatika Tasikmalaya menyelenggarakan Pendampingan Penyusunan Proposal Persiapan PKM-K pada hari ini (27/11). Kegiatan ini dipandu oleh Dini Silvi Purnia S.Kom, M.Kom selaku pembawa acara sekaligus fasilitator utama.
Pada sesi materi, Dini memberikan penjelasan terstruktur mengenai langkah-langkah penyusunan proposal PKM-K. Materi yang disampaikan meliputi:
- Mengidentifikasi masalah dan peluang usaha
- Membuat ide bisnis yang inovatif dan relevan
- Menyusun tujuan serta manfaat kegiatan
- Merancang rencana usaha, mulai dari produk, target pasar, hingga strategi pemasaran
- Menyusun anggaran yang valid dan realistis
- Teknik penyusunan proposal sesuai pedoman PKM terbaru
Mahasiswa terlihat antusias bertanya dan berdiskusi selama penyampaian materi berlangsung. Kepala Kampus Universitas BSI Kampus Tasikmalaya Agung Bitul Hikmah M.Kom menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan ini. “Kegiatan pendampingan seperti ini penting untuk membuka wawasan mahasiswa agar mampu membuat proposal yang kompetitif. Pendampingan ini saya nilai sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesiapan mereka menghadapi PKM-K,” ujarnya.
Yang ditambahi tanggapan oleh kepala prodi Universitas BSI Kampus Tasikmalaya yaitu Deddy Supriadi. S.Kom terkait pendampingan tersebut. “Mahasiswa membutuhkan latihan dan bimbingan dalam menyusun proposal. Melalui kegiatan ini, mereka dapat belajar langsung mengenai struktur dan strategi penyusunan proposal PKM-K. Semoga ke depannya semakin banyak proposal berkualitas dari mahasiswa kami,” jelasnya.
Baca Juga : Hibah PKM Kemendiktisaintek Tingkatkan Literasi Digital dan Pengelolaan Keuangan UMKM di Desa Serang
Salah satu mahasiswa peserta, Kanaya dari prodi sistem informasi juga memberikan komentar positifnya. “Materinya jelas dan runtut. Saya jadi lebih paham bagaimana memulai proposal PKM-K. Tadi juga banyak contoh judul dan ide yang bikin kami lebih percaya diri untuk mencoba,” tuturnya.
Pada akhir acara, Dini membuka sesi diskusi terbuka. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan beberapa contoh judul yang bisa dikembangkan oleh mahasiswa, seperti: Pisang kribo wirausaha kuliner inovatif yang menggabungkan cita rasa unik dan gaya hidup anak muda. Sesi ini mendapat respons positif dan mendorong mahasiswa untuk mulai menyusun ide proposal masing-masing.
Kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat memberikan bekal nyata bagi mahasiswa dalam mengikuti PKM-K, sekaligus memotivasi mereka untuk menghasilkan karya dan ide usaha yang inovatif serta berpotensi berkembang.



