BeritaLokal

Mengutamakan Anak Daerah: Dorongan Wakil Wali Kota untuk Proyek Lokal Tasikmalaya

108
×

Mengutamakan Anak Daerah: Dorongan Wakil Wali Kota untuk Proyek Lokal Tasikmalaya

Share this article

TasikmalayaHitz, [13 November 2025] – Langkah strategis untuk memperkuat ekonomi lokal kembali digaungkan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya. Wakil Wali Kota, Rd. Diky Candra, baru-baru ini secara tegas menyuarakan pentingnya memprioritaskan penyedia jasa dan perusahaan lokal dalam pelaksanaan proyek-proyek pembangunan daerah.

Penegasan ini muncul saat Wakil Wali Kota melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap sejumlah proyek fisik yang didanai dari anggaran perubahan tahun 2025. Salah satu lokasi yang ia tinjau adalah proyek pembangunan di SDN Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi.

Prinsip “Uang Tasik untuk Orang Tasik”

Dalam tinjauannya, Diky Candra tidak hanya berfokus pada kualitas dan ketepatan waktu proyek, tetapi juga pada aspek pemerataan ekonomi. Ia menekankan bahwa dana pembangunan daerah, yang notabene berasal dari pajak dan retribusi masyarakat Tasikmalaya, selayaknya kembali berputar dan dinikmati oleh warga Tasikmalaya sendiri.

“Ini adalah prinsip yang harus kita pegang teguh: Uang Tasik harus untuk orang Tasik,” ujar Diky Candra. “Kita punya banyak kontraktor, penyedia barang dan jasa, serta tenaga kerja yang mumpuni di sini. Mengapa harus mengambil dari luar?”

Pemerintah Kota berupaya memastikan bahwa peluang-peluang proyek ini tidak didominasi oleh perusahaan dari luar daerah. Selain membantu meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal, kebijakan ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran dan mempercepat perputaran roda ekonomi di Kota Tasikmalaya.

Memastikan Manfaat Langsung bagi Rakyat

Monev yang dilakukan juga bertujuan untuk memastikan bahwa setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata dan langsung bagi masyarakat. Proyek-proyek seperti rehabilitasi sekolah, perbaikan infrastruktur jalan, dan fasilitas publik lainnya adalah investasi bagi masa depan.

Oleh karena itu, Wakil Wali Kota mewanti-wanti semua pihak terkait, mulai dari Dinas Pekerjaan Umum hingga pelaksana proyek, untuk bekerja secara transparan, akuntabel, dan mengedepankan kualitas. Prioritas lokal tidak boleh mengorbankan kualitas pekerjaan.

Dengan adanya dorongan kuat dari pimpinan daerah, diharapkan komitmen untuk memberdayakan perusahaan lokal dapat direalisasikan sepenuhnya. Hal ini bukan hanya sekadar kebijakan administratif, melainkan sebuah filosofi pembangunan yang menempatkan kesejahteraan warga Tasikmalaya sebagai tujuan utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *