<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>univeritas bsi &#8211; TasikmalayaHitz</title>
	<atom:link href="https://tasikmalayahitz.com/topic/univeritas-bsi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tasikmalayahitz.com</link>
	<description>Info Tasikmalaya Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Aug 2025 04:12:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://tasikmalayahitz.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-Logo-Tasikmalaya-hitz-32x32.png</url>
	<title>univeritas bsi &#8211; TasikmalayaHitz</title>
	<link>https://tasikmalayahitz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Desain yang Mengerti Manusia: Dosen Universitas BSI Ungkap Peran UI/UX dalam Kehidupan Digital Sehari-Hari</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/pendidikan/desain-yang-mengerti-manusia-dosen-universitas-bsi-ungkap-peran-ui-ux-dalam-kehidupan-digital-sehari-hari/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/pendidikan/desain-yang-mengerti-manusia-dosen-universitas-bsi-ungkap-peran-ui-ux-dalam-kehidupan-digital-sehari-hari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi THz]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 03:56:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[tasikmalaya]]></category>
		<category><![CDATA[universitas BSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=2113</guid>

					<description><![CDATA[TasikmalayaHitz, Dalam kehidupan digital yang makin melekat dengan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TasikmalayaHitz, </strong>Dalam kehidupan digital yang makin melekat dengan rutinitas harian, tak banyak yang menyadari<br />
bahwa perilaku kita saat menggunakan aplikasi—dari membuka dompet digital, mengisi formulir,<br />
hingga memilih menu di marketplace—sebagian besar dipengaruhi oleh desain antarmuka dan<br />
pengalaman pengguna (UI/UX) yang kita hadapi.<br />
Dosen Universitas BSI Kampus Tasikmalaya, Bambang Kelana Simpony, menegaskan bahwa UI/UX<br />
bukan sekadar urusan estetika atau membuat aplikasi terlihat keren. Di baliknya, terdapat proses<br />
mendalam yang menggabungkan logika, empati, dan pemahaman psikologis tentang perilaku<br />
manusia di lingkup digital.<br />
“Desain yang baik itu tidak membuat pengguna berpikir keras. Tapi lebih dari itu, desain yang<br />
memahami manusia bisa mempermudah hidup, membuat orang betah belajar, bahkan<br />
membantu pengambilan keputusan penting,” ujar Bambang.<br />
Menurutnya, mahasiswa yang tertarik ke dunia desain digital perlu menyadari bahwa mereka<br />
sedang masuk ke profesi yang membentuk cara hidup masyarakat digital. UI/UX menentukan<br />
apakah sebuah aplikasi ramah pengguna, inklusif, memotivasi, atau justru menyulitkan. Maka<br />
penting bagi calon desainer untuk tidak hanya berpikir teknis, tapi juga memahami pengalaman,<br />
latar belakang, dan kebutuhan pengguna.<br />
Di Universitas BSI Kampus Tasikmalaya, pendekatan pembelajaran UI/UX tidak hanya dibekali<br />
dengan teori desain dan tools digital seperti Figma atau Adobe XD, tetapi juga praktik user<br />
centered project—di mana mahasiswa belajar mendesain berdasarkan wawancara, survei, dan<br />
observasi langsung terhadap pengguna sebenarnya.<br />
“Empati digital itu kunci. Saat mahasiswa memahami apa yang dirasakan pengguna—frustrasi,<br />
bingung, atau nyaman—barulah mereka bisa membuat solusi yang benar-benar berguna,”<br />
tambah Bambang.<br />
Sebagai kampus teknologi yang dikenal dengan biaya kuliah terjangkau, Universitas BSI Kampus<br />
Tasikmalaya terus membekali mahasiswanya dengan keterampilan masa depan, termasuk dalam<br />
bidang UI/UX yang kini sangat dibutuhkan di startup, agensi kreatif, hingga platform edukasi<br />
digital.<br />
Melalui integrasi kurikulum berbasis praktik, dukungan dosen pembimbing, dan peluang<br />
kolaborasi industri, BSI Tasikmalaya berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya andal secara<br />
teknis, tapi juga punya kepekaan sosial dan etika digital dalam mendesain pengalaman pengguna.<br />
“Desain bukan hanya soal tampilan. Desain adalah komunikasi. Dan UI/UX yang baik harus dimulai<br />
dari niat untuk mempermudah, bukan memanipulasi,” tutup Bambang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/pendidikan/desain-yang-mengerti-manusia-dosen-universitas-bsi-ungkap-peran-ui-ux-dalam-kehidupan-digital-sehari-hari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Transformasi Mahasiswa Universitas BSI Menjadi Profesional Prodi Sistem Informasi Sukses Menggelar Sosialisasi PKL dan EXPO PKL 2025</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/pendidikan/transformasi-mahasiswa-universitas-bsi-menjadi-profesional-prodi-sistem-informasi-sukses-menggelar-sosialisasi-pkl-dan-expo-pkl-2025/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/pendidikan/transformasi-mahasiswa-universitas-bsi-menjadi-profesional-prodi-sistem-informasi-sukses-menggelar-sosialisasi-pkl-dan-expo-pkl-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi THz]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2025 03:43:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[tasikmalaya]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=2106</guid>

					<description><![CDATA[TasikmalayaHitz, Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Tasikmalaya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TasikmalayaHitz</strong>, Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Tasikmalaya sukses menyelenggarakan<br />
kegiatan Sosialisasi Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan EXPO PKL 2025 pada Jumat, 8<br />
Agustus 2025, pukul 14.00–16.00 WIB secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini<br />
merupakan bagian penting dari rangkaian persiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja,<br />
sekaligus menjadi langkah awal menuju pelaksanaan PKL yang berkualitas dan inovatif.<br />
Dalam kegiatan ini, mahasiswa diberikan pemahaman mendalam mengenai tujuan,<br />
mekanisme, dan manfaat dari pelaksanaan PKL serta EXPO PKL. Pada kesemptan ini<br />
mengahadirkan Narasumber Bapak Deddy Supriadi,M.Kom menyanjikan materi sosialisasi<br />
PKL dengan penekanan pada pentingnya pengalaman kerja nyata sebagai jembatan antara teori<br />
dan praktik. Sementara itu Ibu Ir,Tuti Alawiyah,S.T,M.Kom memaparkan aspek teknis<br />
pelaksanaan EXPO PKL, termasuk proses evaluasi, penilaian, dan pelaporan progres kerja<br />
mahasiswa.<br />
Sosialisasi ini bertujuan untuk membantu mahasiswa menentukan tempat PKL yang sesuai,<br />
menyusun laporan PKL berdasarkan panduan resmi, serta mendorong lahirnya inovasi baru<br />
selama pelaksanaan PKL. Mahasiswa juga dibekali informasi mengenai kriteria penilaian,<br />
peran pembimbing, dan strategi pelaporan hasil kerja.<br />
“Saya merasa kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan gambaran yang jelas tentang<br />
bagaimana PKL akan dilaksanakan, termasuk proses penilaian dan pelaporan. Penjelasan dari<br />
narasumber sangat detail dan membuka wawasan saya tentang pentingnya PKL sebagai bekal<br />
menghadapi dunia kerja,” ujar Yassin, salah satu peserta dari kegiatan ini.<br />
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang seragam bahwa PKL<br />
bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan sarana untuk meningkatkan pengetahuan,<br />
keterampilan, pengalaman, dan sikap profesional. Sosialisasi sejak dini juga diyakini mampu<br />
meningkatkan kualitas tugas akhir mahasiswa serta mendorong terciptanya inovasi yang<br />
relevan dengan kebutuhan industri.<br />
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membekali mahasiswa agar lebih siap<br />
menghadapi tantangan dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan formal mahasiswa<br />
Bagi siswa-siswi SMA/SMK yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di kampus yang siap<br />
menghadapi era digital, UBSI Kampus Kota Tasikmalaya adalah pilihan tepat! Sebagai<br />
Kampus Digital Kreatif, UBSI menawarkan program studi unggulan, fasilitas modern, dan<br />
kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industry</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/pendidikan/transformasi-mahasiswa-universitas-bsi-menjadi-profesional-prodi-sistem-informasi-sukses-menggelar-sosialisasi-pkl-dan-expo-pkl-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen Universitas BSI: AI Generatif Bisa Bantu Mahasiswa, Asal Tidak Jadi Jalan Pintas</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/pendidikan/dosen-universitas-bsi-ai-generatif-bisa-bantu-mahasiswa-asal-tidak-jadi-jalan-pintas/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/pendidikan/dosen-universitas-bsi-ai-generatif-bisa-bantu-mahasiswa-asal-tidak-jadi-jalan-pintas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi THz]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2025 04:06:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[tasikmalaya]]></category>
		<category><![CDATA[universitas BSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=2117</guid>

					<description><![CDATA[TasikmalayaHitz, Dunia teknologi sedang menyaksikan lompatan besar dengan hadirnya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TasikmalayaHitz, </strong>Dunia teknologi sedang menyaksikan lompatan besar dengan hadirnya AI generatif—kecerdasan<br />
buatan yang mampu menghasilkan teks, gambar, video, bahkan musik secara otomatis. ChatGPT,<br />
DALL·E, Midjourney, hingga Sora adalah contoh nyata dari bagaimana mesin bisa “berkreasi”<br />
layaknya manusia.<br />
Namun, menurut Bambang Kelana Simpony, Dosen Universitas BSI Kampus Tasikmalaya,<br />
fenomena ini harus disikapi dengan keseimbangan antara antusiasme dan tanggung jawab.<br />
“AI generatif membuka peluang luar biasa di dunia kreatif, pendidikan, dan bisnis. Tapi kita tidak<br />
boleh lupa, alat ini hanya secerdas niat dan pemahaman penggunanya,” ujar Bambang.<br />
Mahasiswa kini bisa dengan mudah menghasilkan artikel, desain, bahkan skrip video hanya<br />
dengan perintah teks. Namun Bambang menekankan bahwa AI bukan pengganti kreativitas<br />
manusia, melainkan alat bantu untuk memperluas potensi berpikir dan berkarya.<br />
“Kalau semua dikerjakan AI tanpa proses berpikir, apa yang sebenarnya kita pelajari? Maka<br />
penting bagi mahasiswa untuk tetap memahami proses kreatif dan berpikir kritis, bukan sekadar<br />
menyalin hasil dari mesin,” tambahnya.<br />
Universitas BSI Kampus Tasikmalaya mengenalkan teknologi AI generatif, namun selalu dibarengi<br />
dengan edukasi etika digital, orisinalitas, dan kesadaran literasi teknologi. Mahasiswa<br />
menggunakan AI sebagai alat eksplorasi, bukan jalan pintas.<br />
Sebagai kampus teknologi yang terjangkau dan relevan dengan perkembangan zaman, BSI<br />
Tasikmalaya mempersiapkan mahasiswa untuk tidak hanya mengikuti tren teknologi, tapi juga<br />
menguasainya secara bijak.<br />
“Kita tidak bisa menolak kemajuan. Tapi kita bisa memilih bagaimana kita menyikapinya—dengan<br />
etika, tanggung jawab, dan nilai manusia yang tidak bisa ditiru oleh mesin,” tutup Bambang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/pendidikan/dosen-universitas-bsi-ai-generatif-bisa-bantu-mahasiswa-asal-tidak-jadi-jalan-pintas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
