<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dies natalis cyber university &#8211; TasikmalayaHitz</title>
	<atom:link href="https://tasikmalayahitz.com/topic/dies-natalis-cyber-university/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tasikmalayahitz.com</link>
	<description>Info Tasikmalaya Terkini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Oct 2025 06:42:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://tasikmalayahitz.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-Logo-Tasikmalaya-hitz-32x32.png</url>
	<title>dies natalis cyber university &#8211; TasikmalayaHitz</title>
	<link>https://tasikmalayahitz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Quantum Bukan Lagi Sekadar Teori di Film Marvel</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/opini/quantum-bukan-lagi-sekadar-teori-di-film-marvel/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/opini/quantum-bukan-lagi-sekadar-teori-di-film-marvel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi THz]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 06:42:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[BSSN]]></category>
		<category><![CDATA[Quantum Computing]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=2726</guid>

					<description><![CDATA[TasikmalayaHitz Jakarta &#8211; Kalau dengar kata “quantum”, sebagian...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TasikmalayaHitz </strong>Jakarta &#8211; Kalau dengar kata “quantum”, sebagian orang mungkin langsung ingat Ant-Man, mesin waktu Avengers, atau sekadar istilah rumit yang biasa nongol di seminar fisika teoretis. Tapi Rektor Cyber University, Gunawan Witjaksono, Ph.D, punya cara lain menjelaskannya, quantum bukan lagi bahan film superhero, tapi kenyataan yang sebentar lagi ngetuk pintu hidup kita.</p>
<p>Hal itu ia lontarkan di event Qiskit Fall Fest 2025 yang berlangsung pada Selasa (30/9) di Aula Cyber University, Jakarta Selatan. Acara ini digelar Cyber University barengan sama IBM Quantum. Dan ya, kalau sudah ada nama IBM nyangkut di situ, kita tahu ini bukan sekadar acara “seminar-seminaran”.</p>
<p>Apalagi Cyber University jadi satu-satunya Universitas di Indonesia yang terpilih sebagai Support Event bersama IBM Quantum, bahkan di dunia hanya 150 yang terpilih, Indonesia salah satunya, lewat Cyber University. Gokil.</p>
<p>Gunawan buka materinya dengan perbandingan yang cukup menohok. Katanya, kalau Artificial Intelligence (AI) sudah bikin hidup kita jungkir balik hari ini, mulai dari skripsi bisa ditulis ChatGPT sampai kerjaan desain diambil alih MidJourney, maka Quantum Computing bakal jadi guncangan berikutnya.</p>
<p>“Quantum bukan cuma soal kecepatan, tapi soal cara berpikir baru. Kita bicara optimization, simulation, keamanan data, sampai pemodelan finansial. Semua itu bakal mengubah wajah industri, dan Indonesia harus siap ambil peran,” ujarnya dengan nada tegas tapi penuh optimisme.</p>
<p>Bayangin aja, komputer klasik yang selama ini kita banggakan bisa kalah telak sama mesin quantum dalam hitungan detik. Masalah yang selama ini kayak tembok kokoh, misalnya prediksi pasar finansial atau simulasi molekul obat, bisa ditembus kayak pintu warteg di jam makan siang.</p>
<p>Nah, di titik ini Gunawan agak nyentil bahwa Indonesia jangan cuma jadi penonton. Jangan sampai, kata Gunawan, kita kebagian jadi “user terakhir (end user)” yang cuma pakai hasil riset luar negeri tanpa punya kapasitas sendiri. Dan ini alasan kenapa Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia, sibuk bikin diskusi akademik sampai kolaborasi internasional.</p>
<p>Yang paling menarik, acara ini nggak cuma berhenti di wacana. Ada MoU dengan BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara), yang menurut Gunawan adalah tonggak penting. Dunia sedang panik menghadapi ancaman post-quantum cryptography, artinya, sistem keamanan data kita yang sekarang mungkin bisa diacak-acak komputer quantum di masa depan. Indonesia nggak boleh gagap. Harus riset, harus siap SDM, dan harus punya tameng sendiri.</p>
<p>Di akhir, Gunawan bikin pernyataan yang lumayan bikin merinding, “Hari ini kita tidak hanya bicara masa depan, kita sedang menuliskannya. Dan Cyber University ingin memastikan anak muda Indonesia menjadi penulis utama, bukan catatan kaki dalam sejarah quantum computing dunia.”</p>
<p>Kalau dipikir-pikir, ini bukan sekadar jargon akademik. Mahasiswa hari ini mungkin memang harus berhenti menganggap quantum cuma rumus asing di buku tebal. Karena bisa jadi, dalam 10–20 tahun ke depan, mereka justru yang akan diminta jadi pionir bikin algoritma baru, mengamankan data negara, atau minimal ngerti kenapa laptop jadul mereka nggak ada apa-apanya dibanding mesin quantum.</p>
<p>Dan kalau benar quantum adalah “revolusi berikutnya” setelah AI, mungkin pertanyaannya sederhana tapi menggelitik, kita siap jadi pemain utama, atau cukup puas jadi penonton bioskop yang cuma manggut-manggut nonton film Marvel?</p>
<p>kata kunci: Quantum Computing</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/opini/quantum-bukan-lagi-sekadar-teori-di-film-marvel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesta Tiga Tahun Milad Cyber University: Tumpeng Dipotong, Harapan Melompat Lebih Tinggi</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/berita/pesta-tiga-tahun-milad-cyber-university-tumpeng-dipotong-harapan-melompat-lebih-tinggi/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/berita/pesta-tiga-tahun-milad-cyber-university-tumpeng-dipotong-harapan-melompat-lebih-tinggi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi THz]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jan 2025 08:31:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Milad]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=1042</guid>

					<description><![CDATA[TasikmalayaHitz, Jakarta &#8211; Peringatan Dies Natalis ke-3 Universitas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>TasikmalayaHitz, Jakarta &#8211; Peringatan Dies Natalis ke-3 Universitas Siber Indonesia atau Cyber University berlangsung penuh suka cita, harapan, dan—tentu saja—aroma sedap tumpeng kuning yang mengundang selera. Sejak Jumat (10/1) pagi, aula Cyber University sudah berdenyut dengan semangat para mahasiswa, dosen, dan segenap civitas akademika yang berbaur dalam semangat “berdiri sama tinggi, bermimpi sama tinggi&#8221;.</p>
<p>Acara ini dihadirkan Ketua Yayasan Siber Indonesia Pratama, Surachman NPT Tangkilisan beserta Pengurus Yayasan, seperti: Herman P. Harsoyo, Efriadi Salim, Sigit Swasono, Naba Aji Notoseputro, Prof. Ir. Dana Santoso Saroso. Tentu saja, Rektor Cyber University, Gunawan Witjaksono, PhD beserta civitas akademik, yang kali ini mendapat kehormatan memimpin langsung pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur dan optimisme menuju masa depan yang lebih gemilang.</p>
<p>Surachman melangkah ke depan dengan senyum sumringah—campuran antara bahagia dan harapan besar. Saat tangannya meraih pisau untuk memotong tumpeng kuning yang berdiri gagah di atas meja, seisi ruangan menahan napas. Potongan pertama, seperti tradisi, dihadiahkan kepada Gunawan.</p>
<p>“Dies Natalis bukan sekadar angka tahun, tapi momentum untuk menatap ke depan, membawa pendidikan berbasis teknologi lebih jauh lagi,” ujar Surachman dalam sambutannya. Ia menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam pembelajaran siber yang fleksibel dan inklusif.</p>
<p>Sambutannya, membawa suasana makin hangat dengan refleksi tiga tahun perjalanan. “Kita mulai dari nol, dari mimpi yang mungkin terlihat mustahil. Tapi lihat sekarang, kita sudah di sini—bersama-sama membangun kampus masa depan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa misi Cyber University adalah mencetak generasi pemimpin yang siap menghadapi tantangan dunia digital.</p>
<p>Acara dilanjutkan dengan diskusi hangat dan sesi refleksi bersama civitas akademik yang membuktikan di balik layar monitor, ada semangat juang yang tidak kalah membara. Tiga tahun mungkin singkat, tapi bagi Cyber University, ini adalah fondasi kokoh menuju perjalanan panjang penuh terobosan dan inspirasi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/berita/pesta-tiga-tahun-milad-cyber-university-tumpeng-dipotong-harapan-melompat-lebih-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor Cyber University: “Tiga Tahun Pertama Baru Awal, Masa Depan Lebih Gemilang Menanti!”</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/pendidikan/rektor-cyber-university-tiga-tahun-pertama-baru-awal-masa-depan-lebih-gemilang-menanti/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/pendidikan/rektor-cyber-university-tiga-tahun-pertama-baru-awal-masa-depan-lebih-gemilang-menanti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi THz]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jan 2025 09:26:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=1025</guid>

					<description><![CDATA[TasikmalayaHitz,Jakarta &#8211; Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-3,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TasikmalayaHitz,</strong>Jakarta &#8211; Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-3, Rektor Universitas Siber Indonesia atau Cyber University, Gunawan Witjaksono, menyampaikan sambutan yang penuh semangat dan harapan besar. Acara yang dihadiri oleh seluruh civitas akademik dan jajaran yayasan ini menjadi momen refleksi dan perayaan perjalanan luar biasa yang telah dilalui oleh kampus yang kini berusia tiga tahun tersebut.</p>
<p>Gunawan memulai sambutannya dengan mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih dalam waktu singkat. “Tiga tahun yang lalu, Cyber University mungkin hanya sekadar ide di atas kertas. Kini, berkat kerja keras, kolaborasi, dan inovasi yang tak henti, kita bisa melihat keberhasilan yang membanggakan. Tidak hanya dalam hal akademik, tetapi juga dalam pengembangan infrastruktur dan sistem pembelajaran berbasis digital yang kini menjadi bagian dari identitas kita,” ujarnya, pada Jumat (10/1).</p>
<p>Ia menambahkan, perjalanan Cyber University sejauh ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan berbasis teknologi, seperti yang diusung oleh kampus ini, dapat menjadi solusi bagi tantangan pendidikan di era digital sebagai the first fintech university in Indonesia.</p>
<p>“Kami berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kami percaya bahwa pendidikan di era digital bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal bagaimana kami mampu menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan karakter, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi yang diperlukan oleh generasi masa depan,” lanjut Gunawan.</p>
<p>Di tengah sambutannya, Gunawan juga mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dalam perkembangan Cyber University. “Kami tidak bisa mencapai titik ini tanpa dukungan luar biasa dari Yayasan Siber Indonesia Pratama, tenaga pengajar, serta seluruh mahasiswa yang telah menjadi bagian dari perjalanan kami. Ini adalah hasil kolaborasi kita semua,” tuturnya dengan penuh rasa terima kasih.</p>
<p>Sebelum mengakhiri sambutannya, Gunawan mengajak seluruh civitas akademik untuk terus berinovasi dan menjadikan Cyber University sebagai lembaga pendidikan yang terus melahirkan pemimpin dan profesional andal di bidang teknologi dan siber.</p>
<p>“Perjalanan kita baru dimulai. Tiga tahun pertama hanya sebagai fondasi, dan kami akan terus berkembang dan berinovasi untuk menciptakan masa depan yang lebih gemilang bagi mahasiswa dan bangsa ini,” pungkasnya.</p>
<p>Dengan semangat yang menggebu, Gunawan menutup sambutannya dan berharap agar seluruh keluarga besar Cyber University terus bergerak maju, meraih lebih banyak prestasi, dan menjadi penggerak utama dalam perkembangan pendidikan berbasis teknologi di Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/pendidikan/rektor-cyber-university-tiga-tahun-pertama-baru-awal-masa-depan-lebih-gemilang-menanti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
