PendidikanOpiniTeknologi

Mahasiswa Universitas BSI Ajak Siswa SDN 1 Sukasari Terapkan Gotong Royong sebagai Wujud Sila ke-3 Pancasila

×

Mahasiswa Universitas BSI Ajak Siswa SDN 1 Sukasari Terapkan Gotong Royong sebagai Wujud Sila ke-3 Pancasila

Share this article

Tasikmalayahitz.com, Tasikmalaya – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SDN 1 Sukasari, Kamis (29/10). Mengusung tema “Menerapkan Nilai Pancasila Sila ke-3: Gotong Royong”, kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai persatuan dan kebersamaan kepada siswa sejak dini.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh kelompok mahasiswa bernama Noble Harmoni dan diikuti oleh sekitar 43 siswa. Kelompok ini diketuai oleh Wildan Taufik Ghifari, bersama anggota Septian Saefulloh, Mugni Abdu Syakur, Athala Khansa Miraj, Bella Saskia Putri Mulyadi, dan Daniella Juliani Hermansyah. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penerapan nilai-nilai Pancasila melalui program Kampus Digital Kreatif dan Kampus Merdeka.

Baca juga: Gotong Royong Bersama Muda-Mudi Cikiray, Tim BSI Explore 2026 Bersihkan Area Sawala

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pentingnya gotong royong sebagai penerapan sila ke-3 Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana dan slide bergambar agar mudah dipahami oleh para siswa. Mahasiswa juga memberikan contoh penerapan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Untuk meningkatkan antusiasme siswa, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif, termasuk teka-teki silang bertema Persatuan Indonesia dan berbagai permainan lainnya. Melalui kegiatan interaktif tersebut, siswa diajak belajar sambil bermain sekaligus memahami pentingnya kerja sama, saling membantu, dan menghargai perbedaan.

foto: mengajar di SDN 1 Sukasari

Ketua kelompok, Wildan Taufik Ghifari, menyampaikan bahwa gotong royong memiliki peran penting dalam memperkuat kebersamaan dan meringankan pekerjaan. Nilai tersebut juga perlu terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya bangsa di tengah perkembangan zaman.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, mahasiswa berharap para siswa dapat membiasakan diri untuk saling membantu, bekerja sama, dan menghargai sesama dalam kehidupan sehari-hari. Semangat tersebut sejalan dengan pepatah “berat sama dipikul, ringan sama dijinjing” yang menggambarkan pentingnya kebersamaan dalam mencapai tujuan.

Kegiatan ini menjadi wujud kontribusi mahasiswa Universitas BSI dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda melalui penerapan nilai-nilai Pancasila. Dengan menanamkan semangat gotong royong sejak dini, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang menjunjung tinggi persatuan, kepedulian, dan kebersamaan di lingkungan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *