Tasikmalayahitz.com, Jakarta – Indonesia dan Sarawak, Malaysia, menjajaki kerja sama pengembangan paket wisata yang menyasar wisatawan nasional asal Indonesia. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan paket wisata, promosi bersama, hingga peningkatan konektivitas antardestinasi. Kamis (8/10).
Direktur Pemasaran Sarawak Tourism Board (STB) untuk ASEAN dan Domestik, Gustino Basuan, mengatakan Indonesia merupakan salah satu pasar pariwisata penting bagi Sarawak. Kerja sama ini juga didukung oleh hubungan budaya, sejarah, dan geografis yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Sarawak melalui kawasan Borneo.
Baca juga: Tanjung Lesung Siapkan Wisata Skydiving, Ditargetkan Beroperasi Desember 2026
Pembahasan kerja sama dilakukan melalui pertemuan bisnis business-to-business (B2B) dalam kegiatan Gateway to Borneo Indonesia 2026. Kegiatan tersebut mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dan Sarawak untuk memperkenalkan destinasi, maskapai penerbangan, produk wisata, serta menjajaki peluang bisnis secara langsung.
Baca juga: Wisatawan di China Diajak Berburu Ulat, Lebih dari 310.000 Larva Berhasil Ditangkap
Dikutip dari Kompas.com, kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat posisi Sarawak sebagai “Gateway to Borneo” atau gerbang menuju kawasan Borneo. Dengan konsep tersebut, wisatawan diharapkan dapat menggabungkan perjalanan ke Sarawak dengan berbagai destinasi lain di Pulau Borneo.
STB menyatakan akan menindaklanjuti hubungan bisnis yang terbentuk dalam pertemuan tersebut. Kolaborasi diharapkan dapat membuka lebih banyak pilihan perjalanan sekaligus meningkatkan arus wisatawan antara Indonesia, Sarawak, dan destinasi lain di kawasan Borneo.




