Berita

Aksi Balap Liar Ngabuburit di Tasikmalaya Picu Keresahan Warga

46
×

Aksi Balap Liar Ngabuburit di Tasikmalaya Picu Keresahan Warga

Share this article

TasikmalayaHitz-Memasuki awal Ramadan 1447 H, aksi balap liar kembali menghantui warga Kota Tasikmalaya, khususnya di kawasan Jalan Letjen Mashudi. Aktivitas yang dilakukan para remaja sambil menunggu waktu berbuka (ngabuburit) ini memicu keresahan publik setelah video aksi mereka viral di media sosial pada Jumat (20/2/2026). Dalam rekaman tersebut, pengguna jalan bahkan terpaksa berhenti total demi memberi jalan bagi para pembalap yang hendak melakukan start.

Respons Tegas Kepolisian

Menanggapi gangguan Kamtibmas ini, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat dengan mengerahkan 70 personel untuk berpatroli di lokasi pada Sabtu (21/2/2026). Kasatlantas AKP Riki Kustiawan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berkompromi terhadap pelanggar.

  • Tindakan Langsung: Kendaraan tidak standar akan ditilang/disita.

  • Ranah Pidana: Pelanggaran berat akan diserahkan ke Satreskrim.

  • Imbauan: Warga diminta tidak menonton aksi tersebut dan segera melapor jika melihat aktivitas serupa.

Keluhan Warga dan Dilema Keamanan

Warga setempat, seperti Karman (55), merasa jengkel dengan perilaku “kucing-kucingan” para remaja yang baru bubar saat polisi datang namun kembali beraksi setelah petugas pergi. Selain membahayakan nyawa, jumlah pelaku yang banyak membuat warga merasa terintimidasi untuk menegur secara langsung.

Mencari Akar Masalah dan Solusi

Ketua Pengcab IMI Kota Tasikmalaya, Tantan Shadir Soniawan, menilai aksi nekat ini terjadi karena minimnya fasilitas. Sulitnya akses ke sirkuit—termasuk lintasan di Lanud Wiriadinata yang kini perlu koordinasi ulang—membuat remaja beralih ke jalan raya.

Sebagai langkah konkret, IMI berencana:

  1. Melakukan edukasi persuasif dengan merangkul para pelaku balap liar.

  2. Mendorong Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk menyediakan wadah atau sirkuit permanen agar hobi mereka dapat tersalurkan dengan standar keselamatan yang benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *