PendidikanLokal

Kunjungan Tim PKM BIMA UBSI Kampus Tasikmalaya ke Desa Kaputihan: Awali Diskusi Program Pengabdian Masyarakat

192
×

Kunjungan Tim PKM BIMA UBSI Kampus Tasikmalaya ke Desa Kaputihan: Awali Diskusi Program Pengabdian Masyarakat

Share this article
Tim Hibah PKM BIma Foto bersama dengan Aparat Desa Kaputihan

TasikmalayaHitz, Tasikmalaya – Kelompok Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat BIMA dari Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Tasikmalaya melaksanakan kunjungan resmi ke Desa Kaputihan sebagai bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat dengan judul Implementasi Sistem Informasi Geografis (SIG) Berbasis Partisipatif untuk Penguatan Tata Kelola Wilayah di Desa Kaputihan yang berlangsung hari Senin, 28 Juli 2025 di Kantor Desa Kaputihan. Tim yang berjumlah lima orang ini dipimpin oleh Dra. Yani Sri Mulyani, M.M, bersama Miftah Farid Adiwisastra, S.T, M.Kom, Yanti Apriyani, S.T, M.kom, serta dua mahasiswa yakni Atyla dan Dwi Fitriani.

 

Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala Desa Kaputihan, Bapak Ujang Herman. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, dibahas rencana kegiatan yang akan dijalankan di desa, termasuk serah terima hibah aplikasi dan juga barang yang diberikan oleh tim PKM kepada pemerintah desa. Aplikasi ini dirancang untuk membantu tata kelola wilayah di desa kaputihan yang efisien.

 

Bapak Ujang Herman mengapresiasi langkah tim PKM yang telah membawa inovasi langsung ke masyarakat.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Hibah aplikasi dari Universitas BSI sangat membantu kami dalam meningkatkan efisiensi tata kelola wilayah. Semoga kerjasama seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.

 

Yani Sri Mulyani selaku ketua tim PKM BIMA juga menyampaikan harapannya atas kontribusi yang diberikan.

“Pemberian hibah aplikasi ini merupakan bentuk nyata dari kontribusi akademisi terhadap masyarakat. Kami berharap aplikasi ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah desa dan memberikan dampak positif.” ujar Ibu Yani.

 

Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat kolaboratif antara dunia akademik dan sektor pemerintahan desa dalam menciptakan solusi teknologi yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal. Melalui pendekatan partisipatif yang diusung, masyarakat juga diharapkan dapat lebih terlibat aktif dalam proses pemetaan dan perencanaan wilayah.

 

Ke depannya, tim PKM BIMA Universitas BSI Kampus Tasikmalaya berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan serta memberikan pelatihan teknis kepada perangkat desa agar mampu mengoperasikan sistem yang telah diberikan secara mandiri. Dengan begitu, diharapkan tercipta tata kelola desa yang lebih maju, efisien dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *